Finansial dan wajah

Ganteng dan cantik itu relatif. Jelek itu mutlak.” Pernah dengar kalimat itu? Kalimat menohok bagi yang merasa dirinya kurang beruntung dari segi paras atau fisik. Apakah benar cantik itu relatif, jelek itu mutlak? Daripada sibuk memikirkan jawaban itu, mending fokus untuk tetap bersyukur dengan keadaan kita. Tapi, ada kabar gembira bagi yang merasa memiliki paras kurang ganteng atau kurang cantik. Penelitian terbaru Satoshi Kanazawa dari London School of Economics dan Political Science dan Mary Still dari University of Massachusetts, Boston dalam Journal of Business Psychology – menyebut bahwa orang-orang yang sangat tidak menarik dan memiliki wajah yang tidak cantik atau tidak ganteng alias jelek, memiliki penghasilan yang lebih banyak. Penelitian yang dilakukan kepada 20.000 anak muda Amerika ini tentunya menjadi temuan baru, karena biasanya kita melihat orang-orang berpenghasilan tinggi berparas rupawan, terutama yang berada diperusahaan-perusahaan atau perkantoran sebagai bahan marketing agar perusahaan dikenal dan diminati.

Read more

Beda Sikap Beda Hasil

Beberapa hari lalu, seperti biasa diakhir pekan saya menuju kampus. Setibanya ditujuan alarm mobil selalu nyala tiap saya menguncinya, ternyata masalahnya pada lampu rem belakang yang tetap menyala meski mesin mobil dimatikan. Saya memutuskan menuju tempat service. Ke teknisi saya langsung jelaskan permasalahannya. “Sekalian dengan tune up atuh Pak.” Pinta salah seorang diantaranya yang langsung saya iya-kan.

Read more

Rebutan Indonesia

Kelak Indonesia jadi rebutan Negara-negara Timur Tengah.” Begitu ungkapan Prof. Dr. Yus Darusman Guru Besar Universitas Siliwangi Tasikmalaya dalam sebuah dialog perkuliahan. Pernyataan yang membuat saya cenghar dari rasa kantuk luar biasa waktu itu. Pernyataan tersebut beliau sampaikan beberapa minggu sebelum heboh pernyataan kontroversi Pak Prabowo bahwa Indonesia akan bubar di tahun 2030. Gak nyambung ya… :mrgreen:

Read more

Menkominfo vs Facebook

Beberapa hari ini media kerap memberitakan kebocoran data pengguna Facebook. Data pengguna disinyalir telah disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan politik, diantaranya untuk pemenangan pemilihan Presiden di Amerika serikat yang memenangkan Donald Trump tahun lalu. Hal ini merembet ke Negara lain, termasuk Indonesia. Jutaan data pengguna Facebook Indonesia bocor.

Read more
1 2 3 4 5